Thursday, June 07, 2012
Studi Lapangan
Pagi itu mengawali permulaan bulan baru pada hari Jum'at, tanggal 1 Juni 2012 menunjukkan pukul 5.00, persiapan sudah dilakukan untuk segera mengemasi barang dan pukul 06.00 segera pamit dan minta restu kelancaran kepada ibu mertua dan istri serta anak untuk berangkat menuju kampus tercinta STIA "AAN" Yogyakarta untuk melaksanakan kegiatan Studi Lapangan.
Sesampainya di kampus, sekitar pukul 06.40 sudah berkumpul teman-teman kelas reguler dan ekstensi masing-masing dengan menggunakan jaket almamater untuk persiapan dan saling ngobrol.
Studi lapangan kali berangkat pada pukul 07.30 ini melakukan kunjungan di kota Sukoharjo (Solo) yang dibagi menjadi 2 rombongan, yaitu mengunjungi BAPPEDA kota Solo dan diteruskan pergi tamasya ke Bali dari tanggal 1 - 5 Juni 2012, sedangkan rombongan lainnya (rombongan saya dan teman ekstensi serta reguler) mengunjungi ke PT. SRITEX Sukoharjo dan diteruskan tamasya ke Tawangmangu.
Sesampainya di PT. Sritex sekitar pukul. 10.30 dan dari perkiraan jadwal sebelumnya terlambat hampir 1,5 jam sehingga hanya melakukan kunjungan di bagian produksi dan melihat-lihat di showroom yang ada di PT. SRITEX.
Setelah melakukan kunjungan dari PT. SRITEX, perjalanan langsung menuju kawasan Kraton Surakarta dan parkir di Alun-Alun Surakarta, kemudian melaksanakan shalat Jum'at di Masjid Ageng Surakarta. Selesai melaksanakan shalat Jum'at, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk berbelanja di PGS (Pusat Grosir Solo) dan menikmati Kuliner Tengkleng Solo.
Sekitar waktu menunjukkan pukul 14.15 perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Tawangmangu sampai pukul 17.00 untuk menikmati kawasan Grojogan Sewu dan menikmati kuliner Sate Kelinci serta penjual buah-buahan yang ditawarkan kepada para pengunjung.
Sekitar pukul 17.15 perjalanan dilanjutkan untuk pulang ke Jogja dan mampir di Rumah Makan Tamansari Solo untuk melaksanakan shalat Maghrib dan Isya serta makan malam.
Selesai makan malam perjalanan dilanjutkan menuju Jogja, suasana di dalam bis sungguh riuh dan rame sehingga bisa menghilangkan rasa capek perjalanan seharian. Di dalam bis dimeriahkan dengan menikmati hiburan lagu-lagu kenangan dan dangdut. Kemudian sekitar pukul 20.00 oleh kru Bis diputarkan film komedi "Preman in Love" yang diperankan oleh Tora Sudiro, Febby Febriana, Den Baguse Ngarso, Vincent, Marwoto Kawer.
Sekitar pukul 21.30 perjalanan sampai di Jogja dan menuju kampus STIA "AAN" untuk mengambil kendaraan dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing.
Monday, June 22, 2009
Mengenal Gamelan
Untuk memulai dan sebelum memainkan seperangkat alat gamelan tentunya kita harus mengenal terlebih dahulu peralatan gamelan yang terdiri dari bermacam-macam jenis dan bentuknya. Yang lazim kita lihat, di dalam seperangkat gamelan terdiri dari Kendang, Bonang, Saron, Demung, Peking, Kenong, Kempul, dan Gong. Tetapi kadangkala juga ada tambahan jenis peralatan gamelan yaitu: Gambang, Gender, Slenthem, Siter, dan Rebab. Kemudian untuk aliran jenis campur sari biasanya cuma terdiri dari Kendang, Saron, Demung, Peking, Kempul, Gong dan ditambah peralatan yang modern seperti Gitar, Bass Gitar, Drum, serta Keyboard (Organ).
Untuk jenis alat musik gamelan, biasanya terdiri dari dua macam yaitu Pelog dan Slendro. Adapun untuk Pelog biasanya terdiri dari nada 1 2 3 4 5 6 7 dan Slendro terdiri dari nada 1 2 3 5 6. Jadi perbedaan antara Pelog dan Slendro pada nada 4 dan 7.
Dengan kita sudah mengenal jenis dan bentuk serta cara memukul gamelan, kita bisa enjoy dalam memainkan semua peralatan gamelan.
Marilah kita selalu menjaga warisan kebudayaan......!!
Thursday, June 11, 2009
Makna Yang Terkandung Dari Syair Lagu "SLUKU-SLUKU BATHOK"
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Oleh-olehe payung montho
Mak jenthit lolo lobah
Wong mati ora obah
Nek obah medeni bocah
Nek urip goleko dhuwit.
Begitulah bunyi atau syair yang terdapat lagu "SLUKU-SLUKU BATHOK" kalo di lihat dari syairnya secara kata per kata hanya sekedar guyonan atau cuma kata-kata yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari, akan tetapi makna yang terkandung di dalamnya terdapat suatu ajaran yang sangat dalam sebagai petunjuk bagi kita semua untuk selalu ingat kepada yang Maha Kuasa (Allah SWT). Berikut ini artikel tentang makna yang terkandung di dalam lagu Sluku-Sluku Bathok di alamat : http://edisi17.blogspot.com/2008/08/sluku-sluku-bathok.html seperti berikut ini:
Mudah-mudahan kita semua bisa menerapkan dan mengamalkan makna dari syair di dalam lagu "SLUKU-SLUKU BATHOK". Bukan hanya untuk sekedar lagu dolanan, akan tetapi merupakan keadaan yang harus dilakukan setiap manusia di bumi agar selalu dekat dengan Sang Maha Pencipta (Allah SWT).“SLUKU-SLUKU BATHOK”
Hidup bermasyarakat dapat diibaratkan dengan lalulintas, dimana masing—masing pribadi berkeinginan sampai ke tujuan dengan cepat dan selamat. Karena itu demi keselamatan perjalanan diperlukan adanya peraturan lalulintas atau rambu-rambu lalulintas.
Dalam rangka peraturan lalulintas kehidupan, Allah menetapkan peraturan-peratuan karena Allah lah yang paling mengenal manusia, sekaligus Allah tidak memiliki kepentingan atau pamrih. Karena itu, agama diterjemahkan antara lain, sebagai “peraturan-peraturan Ilahi yang mengantarkan manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat”.
Setiap orang yang beriman harus menyadari betapa pentingnya rambu-rambu kehidupan dan betapa agama mengantar manusia menelusuri jalan dengan aman dan selamat hingga sampai ke tujuan. Melewati jalur “Shirathal Mustaqim” ada-ada saja hambatan dan kesulitan yang dihadapi setiap manusia. Namun, setelah berjalan beberapa saat pasti yang ditemui dan dirasakan adalah kemudahan dan kenyamanan.
Itulah sebabnya Rasul silih berganti diutus-Nya, dan Rasul terakhir diberi mandat oleh-Nya yang bersifat global agar perincian peraturan dapat ditetapkan oleh manusia, sekaligus sejalan dengan petunjuk global tersebut. Petunjuk pelaksanaan disertai petunjuk teknis.
Para mubaligh tempo dulu era para wali sangat populer metode dakwah yang diterapkan melalui media kultural, seni dan budaya dapat dijadikan sebagai referensi bagi para pemerthati masalah-masalah agama, sosial dan budaya. Salah satu contoh adalah tembang atau kekidungan sebagai berikut :
Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Oleh-olehe payung montho
Mak jenthit lolo lobah
Wong mati ora obah
Nek obah medeni bocah
Nek urip goleko dhuwit.
Menurut guru ngaji saya dulu, maksud tembang tersebut kurang lebih demikian :
Sluku-sluku bathok, Bathoke ela-elo : berasal dari Bahasa Arab : Ghuslu-ghuslu bathnaka, artinya mandikanlah batinmu. Membersihkan batin dulu sebelum membersihkan badan atau raga. Sebab lebih mudah membersihkan badan dibandingkan membersihkan batin atau jiwa. Dalam lagu Indonesia Raya juga mendahulukan jiwa lebih dulu : Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya ...
Bathoke ela-elo : batine La Ilaha Illallah : maksudnya hatinya senantiasa berdzikir kepada Allah, diwaktu senang apalagi susah, dikala menerima nikmat maupun musibah, sebab setiap persitiwa yang dialami manusia, pasti mengandung hikmah.
Si Rama menyang Solo : Mandilah, bersucilah, kemudian kerjakanlah shalat. Allah menciptakan Jin dan manusia tidak lain adalah agar supaya menyembah, menghambakan diri kepada-Nya. Menyadari betapa besarnya anugerah dan jasa yang telah diperoleh manusia dan betapa bijaksana Allah dalam segala ketetapan dan pekerjaan-Nya. Kesadaran ini dapat mendorong seorang hamba untuk beribadah kepada Allah sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima. Manusia sendirilah yang akan memperoleh manfaat ibadah yang dilakukannya.
Oleh-oleh payung muntho : Lailaha Illalah hayyun mauta : dzikir pada Allah mumpung masih hidup, bertaubat sebelum datangnya maut. Manusia hidup di alam dunia tidak sekedar memburu kepentingan duniawi saja, tetapi harus seimbang dengan urusan-urusan ukhrowi. Kesadaran akan hidup yang kekal di akhirat, menumbuhkan semangat untuk mencari bekal yang diperlukan.
Mak jentit lolo lobah wong mati ora obah, nek obah medeni bocah, nek urip golekko dhuwit : Kalau sudah sampai saatnya, mati itu sak jenthitan selesai, habis itu tidak bergerak. Walau ketika hidup sebagai raja diraja, sugih bondo-bandhu, mukti wibawa, ketika mati tidak ada yang dibawa. Ketika masih hidup supaya berkarya, giat berusaha.
Demikian, kilas balik rekaman masa kanak-kanak ketika ngaji di surau. Jethungan, gebak sodor, jamuran dan model-model permainan lainya, penuh simbol menuju kesadaran beragama. Dengan sarana-prasarana serta serta fasilitas yang murah-meriah, pesan-pesan moral dapat terserap di hati masyarakat.
Dakwah keagamaan dalam perkembangannya telah mengalami berbagai perubahan bentuk cara dan penekanan. Dahulu pemaparan ajaran agama dititik beratkan pada usaha mengaitkan ajaran-ajarannya dengan alam metafisika, sehingga surga, neraka, nilai pahala dan beratnya siksaan mewarnai hampir setiap ajakan keagamaan.
Dalam zaman perkembangan IPTEK sekarang ini aktivitas keagamaan pada umumnya dimaknai oleh usaha menghubungkan antara ajaran agama dan pembangunan masyarakat. Ajaran agama diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan dalam arti luas sambil membentengi penganut-penganutnya dari segala macam dampak negatif yang mungkin terjadi akibat kemajuan IPTEK, akibat pembangunan.
Tembang sluku-sluku bathok sekedar contoh bagaimana para mubaligh tempo dulu menyampaikan pesan-pesan ajaran agama yang dikemas sedemikian rupa sehingga terkesan di hati. Rupanya, kita masih harus banyak belajar memilih dan memilah materi dakwah. Kalau tidak, mungkin diam lebih bermanfaat daripada bicara.
Thursday, January 08, 2009
Awal Tahun 2009
Tahun 2008 telah mulai menapaki dunia baru dengan hadirnya tahun 2009. Ada apa dengan tahun 2009?? Pada akhir Desember 2008 hingga awal tahun 2009 dunia internasional telah disuguhkan dengan adanya Agresi Israel ke Jalur Gaza dan menewaskan ratusan warga sipil yang tidak berdosa di Palestina. Ironis memang, adanya tahun baru seharusnya memulai kehidupan yang baru dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Bukannya sebuah bencana yang mengakibatkan hancurnya gedung-gedung sekolah dan tewasnya warga sipil yang tidak berdosa. Apa kata dunia?????
Adapun di Indonesia, tahun 2009 merupakan tahun dimana sebuah pelajaran politik untuk memilih para calon legislatif yang akan duduk di kursi parlemen telah dimulai. Menariknya pada pemilu kali ini menggunakan sistem yang baru, yaitu memilih calon legislatif dengan cara memberi centang pada nama calon legislatif. Walau bagaimanapun juga cara memberi tanda centang akan sangat membuat bingung para calon pemilih, karena saking banyaknya calon-calon wakil rakyat yang akan mengambil hati para pemilih di seluruh Indonesia.
Tentunya, wacana tentang pelaksanaan pemilu kali ini sudah sering terdengar bahwa pemilih yang golput akan menjadi sorotan. Mungkin, wacana golput muncul karena kurang tahu/kenal dengan para calon legislatif yang dipilih. Tapi, mudah-mudahan hasil dari pemilu kali ini bisa memberikan contoh pembelajaran politik untuk masa-masa yang akan datang.
Ayo....pilih calon yang "benar" sehingga bisa memberikan perubahan yang baru dan baik untuk kehidupan Rakyat Indonesia di masa mendatang.
Monday, May 19, 2008
Bakteri di Keyboard dan Mouse
Jangan remehkan kebersihan keyboard & mouse
Meskipun terlihat bersih karena sering digunakan, bukan berarti keyboard ataupun mouse komputer Anda benar-benar bersih. Kedua komponan itu merupakan tempat ideal bagi bersemayamnya berbagai bakteri.
Seberapa seringkah Anda membersihkan keyboard dan mouse komputer di rumah maupun di kantor?
Sekotor apapun keyboard komputer Anda, sepanjang tombol-tombol masih mampu meng-input huruf, angka, simbol, ataupun perintah, tidak ada masalah dengan kinerja komputer Anda.
Begitupula dengan komponen mouse, sepanjang tombol klik kiri, klik kanan, dan scroller-nya masih berfungsi, kebersihan mouse tak berpengaruh terhadap kinerja komputer.
Pertanyaan di atas lebih berkaitan dengan higienisme tangan Anda dalam menggunakan komputer. Komponen komputer yang manakah yang paling sering Anda pegang? Jawabannya pasti merujuk ke keyboard dan mouse.
Bisa jadi, karena intensitas penggunaannya sanggat tinggi, tombol dan mouse komputer Anda terlihat bersih. Hal itu karena secara tidak sengaja jari dan telapak tangan Anda berfungsi seperti kain pembersih untuk menghilangkan debu yang menempel di permukaan tombol keyboard ataupun mouse.
Oleh karena itu, tidaklah mengherankan kalau sebagian orang berpikir tidak perlu membersihkan keyboard dan mouse secara berkala, karena selalu terlihat bersih setiap hari.
Padahal, kenyataanya tidaklah demikian. Sebuah riset yang dilakukan Kingmoor Technical Services untuk majalah komputer Which? Computing dari Inggris menunjukkan bahwa keyboard komputer lima kali lebih kotor dibandingkan dengan dudukan toilet.
"Selain itu, ambang batas bakteri pada keyboard 150 kali lebih tinggi dibandingkan dengan dudukan toilet," tulis laporan yang dilansir di situs Which? Computing tersebut.
Riset itu menyebutkan bahwa keyboard menjadi sarang paling nyaman untuk bakteri Escherichia Coli (E Coli) Staphylococcus Aureus (S Aureus).
Dalam dunia kedokteran, E coli dikenal sebagai bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan, seperti diare dan gejala sakit perut lainnya. Sedangkan bakteri S Aureus merupakan bakteri penyebab impetigo (pembengkakan pada lapisan epidermis kulit), furuncle (radang di jaringan subkutan), dan carbuncle (peradangan yang meluas dan mengenai folikel rambut).
Jadi, secara tidak sengaja Anda sehari-hari berteman akrab dengan kedua bakteri tersebut. Bayangkan, setelah menggunakan komputer, tanpa mencuci tangan terlebih dahulu Anda Anda mengunyah makanan dengan tangan telanjang.
Debu & sisa makanan
Pernahkan mengalami diare, padahal Anda merasa segala sesuatunya sudah higienis? Mungkin Anda pernah terkena infeksi kulit dan hanya bisa mengobatinya tanpa menemukan sumber penyebabnya. Bisa jadi, semua itu bermula dari komputer yang sehari-hari Anda gunakan.
Bagaimana kedua bakteri tersebut bisa bersemayam di keyboard dan mouse komputer? Riset Kingmoor Technical Services tersebut mengungkapkan tiga faktor penyebab bersemayamya bakteri di keyboard, yaitu keengganan pengguna komputer mencuci tangan setelah buang air, sisa makanan, dan debu.
Memainkan keyboard dan mouse sehabis buang air kecil-apalagi buang air besar-tanpa mencuci tangan dengan bersih sama saja dengan memindahkan bakteri ke kedua komponan komputer tersebut. Debu juga sering dijadikan kambing hitam sebagai salah satu media penyebar bakteri E Coli dan S Aureus.
Yang tak kalah pentingnya adalah kebiasaan makan sambil memainkan komputer. Tanpa sadar, seringkali sisa makanan tertinggal di tombol atau terselip di sela-sela tombol. Sisa makanan merupakan media favorit bagi bakteri E Coli.
Terlepas dari itu semua, mengkonsumsi makanan dengan tangan telanjang sangat berisiko terhadap potensi gangguan penyakit perut. Oleh karena itu membersihkan tangan sebelum makan sering merupakan sebuah anjuran yang tidak boleh kita anggap remeh.
Pesan yang bisa kita tangkap dari temuan riset itu adalah agar kita senantiasa membersihkan keyboard dan mouse secara berkala untuk meminimalkan dampak buruk bakteri E coli dan S Aureus. (sutarno@bisnis.co.id)
Sutarno
Bisnis Indonesia
Friday, December 07, 2007
Menebak Tanggal Dengan Permainan Matematika
KARTU PERTAMA
1 3 5 7 9 11 13 15
17 19 21 23 25 27 29 31
KARTU KEDUA
2 3 6 7 10 11 14 15
18 19 22 23 26 27 30 31
KARTU KETIGA
4 5 6 7 12 13 14 15
20 21 22 23 28 29 30 31
KARTU KEEMPAT
8 9 10 11 12 13 14 15
24 25 26 27 28 29 30 31
KARTU KELIMA
16 17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30 31
Adapun cara bermainnya adalah dengan meminta teman kita memilih tanggal yang diinginkan kemudian kita menunjukkan kelima kartu yang kita siapkan, selanjutnya pilih kartu yang ada tanggal yang diinginkan teman kita......selamat mencoba.....
Thursday, July 13, 2006
Fenonema Awan
Wednesday, July 12, 2006
Pengalaman di puncak Sindoro
Living Cost dan Gaji ke-13
Tapi, soal gaji ke-13 PNS ada yang mau menerima dan ada juga yang menolak, lantaran dengan adanya musibah gempa 27 Mei 2006. Ada juga yang menyarankan kalo gaji ke-13 para pejabat disalurkan untuk korban bencana gempa bumi di Jogja dan Jateng.
Kalo tentang living cost atau istilahnya jadup (jatah hidup), dari sebagian korban bencana gempa bumi ada yang sudah mendapatkannya, walaupun hanya untuk realisasi 1 bulan saja. Tapi ada pula sebagian warga yang belum memperolehnya.....
Mudah-mudahan saja jatah living cost-nya segera terealisasi, dan bisa dimanfaatkan oleh sebagian warga, khususnya korban gempa bumi Jogja dan Jateng....
Semoga warga yang belum menerima, bisa bersabar menunggu kedatangan living cost......dan untuk pejabat yang menerima gaji ke-13.....apakah akan disalurkan??????
Monday, July 03, 2006
Piala Dunia atau Piala Eropa?????
Yang lebih menarik lagi adalah kesebelasan yang tampil di Semifinal dan Final Piala Dunia 2006 sudah dapat dipastikan berasal dari negara2 benua Eropa. Berarti suasana Piala Dunia tak ubahnya seperti Final Piala Eropa.
Kesebelasan manakah yang akan menjadi juara di Final Piala Dunia 2006????
Apakah Jerman yang notabene sebagai tuan rumah???
Ataukah Italia yang difavoritkan cewek2?????
Ataukah Portugal dengan Scolari-nya (pelatih asal Brazil)?????
Ataukah Perancis yang sempat tidak difavoritkan?????
Apakah ini pertanda kesebelasan di benua Eropa yang mendominasi perhelatan kancah Piala Dunia???? Ataukah sedang menurunnya mental dari benua yang lain???? Kita tunggu aja.....
Friday, June 30, 2006
Balas Dendam????
- Pertandingan antara Jerman vs Argentina yang pernah saling mengalahkan di ajang Piala Dunia.
- Pertandingan antara Inggris vs Portugal, juga akan seru, karena Inggris akan menghadapi negara yang telah mengalahkan pada pertandingan Piala Eropa 2004.
- Pertandingan antara Brazil vs Perancis, juga mengulang pertandingan final Piala Dunia 1998.
- Bagaimana dengan Italia vs Ukraina??????
Wednesday, June 28, 2006
Fresh in 15 Minutes ...
Memulai olahraga bukan persoalan mudah bagi semua orang. Jadi, jangan langsung berpikir untuk jogging satu jam bermandi keringat.
Kita mulai dari 15 menit pertama. Coba deh. Manjur kok.
Mari kita mulai dengar membuat schedule selama lima minggu pertama. Anda bisa mulai dari yang paling ringan, mudah, dan... sebentar. First of all, bangkitkan niat bangun pagi. Ini penting. Sekali Anda mangkir dari janji pada diri sendiri, mematikan alarm lalu meringkuk lagi, dijamin itulah yang akan terjadi pada hari, minggu, bahkan bulan-bulan berikutnya.
Minggu Pertama
Senin: Bangun pagi. “Pagi” bagi setiap orang berbeda. Tapi Anda bisa membuat patokan: dua jam sebelum mandi. Paksa diri Anda untuk bangun pagi, buka semua jendela kamar. Hirup udara pagi. Lupakan tempat tidur, segeralah keluar rumah. Tidak perlu melakukan apapun. Cukup nikmati udara pagi selama 15 menit. Mata Anda akan tenang dan pagi dimulai dengan bersemangat.
Selasa: Ulangi seperti hari Senin. Tapi kali ini tambahkan dengan melakukan senam kecil. Juga cukup 15 menit.
Rabu: Ulangi seperti hari Selasa, tanpa tambahan apapun.
Kamis: Anda sudah mulai terbiasa bangun pagi. Sekarang kita bisa mulai masuk ke tahap berikutnya. Setelah senam, pakai sepatu jogging Anda, dan benjalanlah keluar numah. Berjalanlah keliling kompleks atau lingkungan tempat tinggal Anda. Cukup 15 menit, dihitung dari saat senam.
Jum’at: Ulangi seperti hari Kamis.
Sabtu-Minggu: Ulangi aktivitas di hari Senin.
Minggu Kedua:
Senin: Bangun pagi, pakai sepatu olahraga, lalu berjalanlah keliling kompleks atau lingkungan tempat tinggal selama 5 menit. Lalu sambung dengan jogging 3 menit (tidak masalah sepelan apapun lari Anda). Kemudian jalan kaki 5 menit, dan jogging lagi 3 menit, Anda sudah menambah waktu olahraga sebanyak satu menit dibanding minggu lalu.
Selasa: Jalan 5 menit, jogging 5 menit, jalan 5 menit, jogging 3 menit, jalan 5 menit. Total: 23 menit.
Rabu : Ulangi aktivitas di hari Senin minggu pertama.
Kamis: Sama dengan hari Rabu.
Jum’at: Jalan 5 menit, jogging 10 menit, jalan 3 menit. Total: 18 menit.
Sabtu: Istirahat
Minggu: Jalan 5 menit, jogging 8 menit, jalan 3 menit, jogging 4 menit, jalan cepat 10 menit. Total: 30 menit.
Minggu Ketiga
Senin : Jalan 3 menit, jogging 15 menit, jalan 10 menit. Total: 28 menit.
Selasa: Jalan 3 menit, jogging 10 menit, jalan 2 menit, jogging 5 menit. Total: 20 menit.
Rabu: Sama dengan Senin minggu pertama.
Kamis: Sama dengan hari Rabu.
Jumat: Jalan 2 menit, jogging 15 menit, jalan 10 menit. Total: 27 menit.
Sabtu: Istirahat
Minggu: Jalani dan jogging sekitar 25-30 menit.
Minggu Keempat
Senin: Jalan dan jogging sekitar 25 menit.
Selasa: Jalan 2 menit, jogging 15 menit. Total: 17 menit.
Rabu: Cobalah jogging selama 20 menit tanpa berhenti.
Kamis: Jalan 5 menit, jogging 10 menit, jalan 3 menit, jogging 10 menit.
Jumat-Minggu: Libur
Minggu Kelima
Senin: Jalan 2 menit, lari-lari kecil 20 menit.
Selasa: Jogging 25 menit.
Rabu: Istirahat
Kamis: Jogging 25 menit.
Jumat: Jalan 1-2 menit, jogging 30 menit.
Sabtu: Istirahat
Minggu: Jalan atau lari selama 30 menit.
Selamat mencoba, and have fun!
(sumber:www.kompas.com)
Tuesday, June 27, 2006
Angka Keramat 3964
Bermula dari e-mail yang salah satunya masuk milis detiksport, hubungan angka 3964 dengan Piala Dunia sepertinya patut diperhatikan. Percaya atau tidak, ternyata rata-rata negara yang setidaknya menjadi juara dua kali di ajang bergengsi ini selalu memiliki angka 3964.
Rumus hitung-hitungan bermula dari Brasil. Tim Samba pernah menjadi juara di tahun 1994, dan tercatat di tahun 1970 mereka jugalah yang terbaik. Nah, angka 1970 ditambah 1994 menghasilkan angka 3964.
'Bukti' selanjutnya adalah Argentina. Tim Tango meraih gelar juara untuk kedua kalinya di Piala Dunia 1986. Dan sebelumnya mereka menjadi juara di tahun 1978. Jadi, 1978 + 1986 = 3964.
Kemudian angka 3964 muncul lagi. Giliran Jerman yang mempunyai angka keramat ini. Memenangkan Piala Dunia tahun 1974, tim Panser kembali jadi jawara di tahun 1990. Dan hubungan antara 1974 dan 1990, sudah pasti 3964.
Masih belum yakin? bagaimana jika dibalik. Di tahun 2002, Brasil keluar sebagai juara. Angka 3964 dikurangi 2002 adalah 1962. Dan, di tahun 1962 sudah bisa ditebak ternyata Brasil yang jadi juara.
Sistem Numerologi ini bisa dipegang untuk 2006? Maka jika kita hitung 3964 dikurang 2006, jawabannya adalah 1958. Lihat daftar, dan didapatlah di tahun 1958 merupakan Brasil juaranya.
Jadi, Brasil jadi juara PD 2006? Atau angka 3964 hanyalah kebetulan belaka?
(sumber: www.pialadunia.com)
